Info
|
Profil G+ Profil Facebook Profil twitter
Berita



Sejarah

Artikel

Tampilkan postingan dengan label palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label palestina. Tampilkan semua postingan

Pemimpin Sayap Militer Jihad islam Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi Hamas

'Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan'

Pemimpin Sayap Militer Jihad islam Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi Hamas [ Indonesiaku Islam ] -Kelompok Jihad Islam saat ini terganggu hubungannya dengan Hamas , setelah hari Minggu kemarin seorang komandan sayap militernya tewas karena saling baku tembak dengan polisi Hamas , pemimpin Jihad Islam katakan kepada AFP.

“Jihad Islam hari ini ditangguhkan kontaknya dengan Hamas setelah polisi melepaskan tembakan kemarin (Sabtu) pada salah satu komandan Brigade Al-Quds, Raed Jundiya, 38, menimbulkan luka serius hingga ia meninggal pagi ini,” kata pemimpin Jihad Islam itu.

Menurut wikipedia, gerakan Jihad Islam dikenal juga dengan jejaring dukungan dana dari link Teheran – Damaskus , anggota gerakan jihad islam pun terdiri dari kelompok Syiah dan Muslim.

Dalam sebuah pernyataan, sayap militer Jihad Islam mengatakan: “Raed Jundiya hari ini wafat karena luka yang dideritanya kemarin ketika polisi Gaza menembaknya di kepala di depan rumahnya.

“Pembunuhan Raed Jundiya merupakan layanan utama untuk Zionis, benar-benar gratis, baik disengaja atau tidak, karena martir itu, seperti semua orang tahu, dia berada di bagian atas daftar sasaran Zionis , karena ia memimpin Brigade “Unit roket.”

Keluarga Jundiya mengatakan laporan patologis menegaskan ia meninggal karena luka yang disebabkan oleh peluru polisi Hamas.

Juru bicara pemerintah Hamas Ihab al-Ghussein mengatakan: “Saya berharap semua orang dapat menunggu hasil dari komisi penyelidikan yang telah mulai bekerja.”

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan “Hubungan antara Hamas dan Jihad Islam, memiliki ikatan yang kuat.”

Kementerian dalam negeri mengatakan , Jundiya awalnya menembaki polisi, sehingga mendorong mereka untuk menanggapi serangan tersebut.

Belum diketahui asal penyebab kejadian baku tembak tersebut.

Jihad Islam mengklaim memiliki 8.000 pejuang di sayap militernya, menjadi kelompok bersenjata terbesar kedua di Gaza setelah Hamas.

Sedangkan faksi Salafi berada di posisi tiga. Jihad Islam telah menghormati gencatan senjata yang ditengahi Mesir antara Hamas dan Israel setelah delapan hari konflik yang mematikan pada November tahun lalu. (Arby/Dz)

Penganut Yahudi Tabrak Bocah Palestina di Hebron secara Sengaja

'Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan'

Penganut Yahudi Tabrak Bocah Palestina di Hebron secara Sengaja [ Indonesiaku Islam ] - Seorang warga zionis Yahudi menabrak seorang bocah Palestina di Hebron, selatan Tepi Barat sementara itu pasukan penjajah melakukan penggeledahan di sejumlah baldah di sana.

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Sumber keamanan Palestina menyebutkan seorang bocah Palestina bernama Amer Ahmad Jaber (4) sengaja ditabrak warga pemukim Yahudi di Kota Tua Hebron kemarin sore Selasa.

Korban langsung dievakuasi ke RS. Bahkan warga Yahudi tanpa belas kasihan melepaskan anjingnya ke arah warga Palestina dan gembalaan kambing mereka di desa Nabi dekat baldah Yatha.

Pasukan zionis penjajah juga menggerebek desa Daorah, sementara pasukan khusus zionis menyerang baldah Samu tanpa ada penangkapan. Pasukan zionis memasang perlintasan militer di gerbang kamp pengungsi Faura dan gerbang baldah Daora.

Sebelum ini, Oktober 2010, tiga bocah Palestina di kawasan Silwan, Al-Quds (Yerusalem) yang dijajah, mengalami luka setelah ditabrak seorang pemukim Yahudi dengan sengaja.

Al-Aqsa Voice melaporkan dari Al-Quds, ketiga anak tadi dalam perjalanan pulang sesudah shalat Jumat.

Jawad Shiyam, ketua Pusat Informasi Wadi Halwah (salah satu kawasan di Silwan) mengatakan ketiga bocah itu kemudian dibawa ke rumah sakit oleh warga setempat. Dua dari tiga anak itu diketahui namanya: Imran Manshur dan Iyyad Ghaits, masing-masing berumur 10 tahun.

Legalkan Penggunaan Anjing

Di tempat terpisah, militer penjajah zionis juga telah menggunakan anjing untuk menyerang warga Palestina tanpa senjata sebagai tindakan legal.

Akibatnya, Organisasi HAM Betsalem di ‘Israel’ menuntut kepada penjajah zionis melarang penggunaan binatang anjing untuk menyerang warga Palestina.

Hal ini dilakukan menyusul serangan anjing yang digunakan Israel dalam menyerang buruh Palestina masuk ke wilayah zionis. Akibatnya, buruh Palestina itu mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit ‘Israel’ untuk diobati.

Ketua Organisasi Betselem menegaskan bahwa penggunaan anjing itu tidak bisa diterima dan merupakan tindakan amoral. Pihaknya menilai hal itu sebagai sarana berbahaya yang menyebabkan ketakutan warga dan luka.

Pada 15 Mei lalu, tiga pemuda Palestina dari baldah Betawala tiba di tembok pemisah zionis untuk masuk ke wilayah dalam ‘Israel’. Mereka kemudian dipergoki oleh pasukan penjajah dan diminta berhenti. Namun para pemuda Palestina itu kabur.

Pasukan zionis melepaskan tembakan ke arah pemuda dengan peluru karet di bagian kaki mereka. Salah satu mereka mengalami luka.*

Demi Dinding Apartheid, Zionis Hancurkan Sekolah Palestina Ini

Demi Dinding Apartheid, Zionis Hancurkan Sekolah Palestina Ini, Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan
Demi Dinding Apartheid, Zionis Hancurkan Sekolah Palestina Ini
Demi Dinding Apartheid, Zionis Hancurkan Sekolah Palestina Ini [Indonesiaku Islam] - Sejumlah buldoser ‘israel’ menghancurkan halaman sebuah sekolah di desa Azzun setelah memerintahkan gurunya untuk meninggalkan lokasi sekolah pada Kamis 20/6. Yayasan Tadhamun menyebutkan dalam laporannya, pasukan zionis menghancurkan halaman dan kebun sekolah yang berada di kota Qalqiliya tersebut. Sekolah itu dibangun di atas tanah seluas 2 dunum (satu dunum setara dengan seribu meter persegi).

Disebutkan, pasukan menghancurkan tembok kebun sekolah dan meratakan 107 pohon zaitun. Penghancuran ini bagian dari upaya penyelesaian proyek dinding aparteid serta rencana pembangunan jalan yang menghubungkan sekolah dan permukiman ilegal Yahudi, Sha’arei Tikva di atas lahan pedesaan.

Kepala sekolah, Jamal Ayoub mengatakan kepada Yayasan Tadhamnun, “Setiap pagi serdadu ‘israel’ menghalangi anak-anak menuju sekolahnya. Mereka sengaja ditahan selama berjam-jam dan melewati proses pemeriksaan tas dengan cara-cara yang provokatif.”

Ia menambahkan, pasukan zionis memanfaatkan liburan musim panas ini untuk mulai menghancurkan kebun sekolah dan menebangi pohon untuk mencuri lahan sekolah. Ayoub mengatakan, ‘israel’ belum lama ini mengubah sekolah menjadi barak militer.

Aktivis perlawanan rakyat, Murad Eshteiwi menambahkan, aksi-aksi tersebut merupakan kejahatan serius yang dilakukan secara terang-terangan terdapat hak-hak anak. Sementara itu, peneliti Yayasan Tadhamun, Ahmed Betawi mengatakan, insiden di sekolah desa Azzun merupakan serangan ke tujuh terhadap lembaga pendidikan Palestina sejak awal tahun ini. Disebutkan Betawi, serdadu zionis selalu menyasar fasilitas-fasilitas pendidikan Palestina, termasuk para guru dan murid-muridnya.* (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Pria Yahudi Dibunuh Setelah Teriakkan ‘Allahu Akbar’

Pria Yahudi Dibunuh Setelah Teriakkan ‘Allahu Akbar’, Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan
Pria Yahudi Dibunuh Setelah Teriakkan ‘Allahu Akbar’
Pria Yahudi Dibunuh Setelah Teriakkan ‘Allahu Akbar’ [Indonesiaku Islam] - Sumber ‘israel’ melaporkan pada Jumat 21/6 kemarin, seorang petugas keamanan sipil menembak mati seorang pria di dekat toilet umum di tembok Al-Boraq, Yerusalem.

Seperti dikutip dari situs International Middle East Media Center (IMEMC), pria berusia 47 tahun itu dilaporkan berlari ke arah petugas keamanan sambil berteriak “Allahu Akbar”.

Petugas itu langsung menembaknya hingga ia terluka parah dan akhirnya meninggal.

Harian ‘israel’, Ynet melaporkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 pagi. Juru bicara polisi ‘israel’, Micky Rosenfeld mengatakan, “Penjaga mengira pria itu adalah orang Palestina yang akan menyerang.” Saat ini polisi masih menyelidiki insiden tersebut.

Beberapa orang mengatakan bahwa lelaki itu Yahudi, seperti dikutip Ynet, namun memang berperilaku aneh dan pernah sekali mengatakan bahwa ia sudah menjadi seorang Muslim. (MR/ Sahabat Al-Aqsha)

Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untuk Masjidil Aqsha’ di Istanbul

Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untuk Masjidil Aqsha’ di Istanbul [Indonesiaku Islam] - Sebuah pertemuan sederhana namun sarat pesan sejarah terjadi kemarin sore di sebuah hotel sederhana di jantung kota Istanbul. Sehari sebelum digelarnya sidang ketiga kasus serangan zionis ‘israel’ terhadap kapal kemanusiaan Mavi Marmara (Freedom Flotilla to Gaza) di Istanbul, dua orang ulama Negeri Syam memadu fikir dan hati Syeikh Usamah Abdul Karim Rifa’i dari Suriah dan Syeikh Raid Shalah dari Palestina.
Sejuknya Pertemuan Ulama ‘Dua Sayap untuk Masjidil Aqsha’ di Istanbul, Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan
Syech Usamah (Suriah) dan Syech Raid (Palestina)
Syeikh Usamah Rifa’i adalah tokoh penting yang dikenal luas dalam ilmunya dan tetap tenang menghadapi berbagai situasi Suriah. Tahun 2011 lalu ia luka-luka di kepalanya akibat serangan agen intelijen dan polisi Suriah ke dalam masjidnya di suatu malam Ramadhan.

Syeikh Raid Shalah dikenal luas sebagai “Jurubicara Masjidil Aqsha” karena keberaniannya mengungkapkan berbagai kezhaliman rezim zionis ‘israel’ atas warga kota Al-Quds atau Yerusalem, serta makar mereka terhadap Masjidil Aqsha. Syeikh Raid yang ikut diserang di kapal Mavi Marmara dijadualkan memberi kesaksian hari ini di persidangan ketiga.

Sejuk Berisi

Bisa dibilang tidak ada kata-kata yang sia-sia dalam pertemuan sekitar 20 menit di sebuah hotel di kawasan Fatih itu. Keduanya bertukar-kabar tentang kondisi Damaskus dan al-Quds, saling mendoakan kebaikan, dan saling mengingatkan -tentang keutamaan-keutamaan Negeri Syam, baik berupa hadits Nabi Sallallaahu ‘alayhi wa sallam atau dari perkatan-perkataan para ulama.

“Kami yakin Allah akan memberikan pahala yang besar di Akhirat bagi saudara-saudara kita di Suriah yang sedang menghadapi fitnah besar,” kata Syaikh Raid.

Syaikh Usamah menyahut, “Aamannaa billah, kami beriman dan yakin kepada Allah.”

Syaikh Raid melanjutkan, di sepanjang rentang sejarah yang berabad-abad penguasa di Syam memang selalu berubah-ubah keadaannya, dari yang baik hingga yang zhalim. Tapi rakyatnya tetap baik, kata Syeikh Raid, karena didoakan secara khusus oleh Rasulullah Sallallaahu ‘alayhi wa sallam.

Soal kota Al-Quds yang masih dijajah zionis ‘israel’ dia mengatakan, penjajahan selamanya merupakan keburukan dan kejelekan. Tetapi tidak ada penjajahan yang berlangsung selamanya. “Kemenangan sudah dekat, insya Allah,” ujar Syeikh Raid.

Di akhir pembicaraan, Syeikh Raid menyinggung hadits Nabi Muhammad Sallalahu ‘alayhi wa sallam tentang lima fase umur umat Islam: masa kenabian, masa khalifah yang lurus, masa penguasa zhalim, masa raja-raja diktator, dan diakhiri masa kekhalifahan yang mengikuti kenabian.

“Kita sekarang ada di pintu-pintu menuju khilafah ‘ala minhajil nubuwwah, kekhalifahan di atas platform (manhaj) yang dicontohkan Nabi Muhammad Sallallahu ‘alayhi wa sallam,” kata Syeikh Raid Shalah.

Syeikh Usamah

Syeikh Usamah Rifa’i di Indonesia dikenal lewat karyanya “Tafsir Wajiz” terbitan Gema Insani Press. Beliau adalah ulama Damaskus yang sejak akhir tahun 2011 bermukim di bekas ibukota Khilafah Utsmaniyyah itu.

Suatu malam di bulan Ramadhan tahun 2011, masjid beliau yang dikenal seantero Suriah merupakan markas penyebarluasan ilmu-ilmu Al-Islam di kawasan Kfar Susyeh menjadi ajang pertumpahan darah.

Seusai mengimami Qiyamul Lail yang khusyu’ Syeikh Usamah dikejutkan teriakan-teriakan dari halaman tengah masjid. Puluhan pemuda meneriakkan yel-yel revolusi melawan rezim tiran Basyar Al-Assad.

Tak lama kemudian, puluhan agen intelijen dan polisi Suriah menyerbu masuk ke dalam masjid, mendobrak pintu utama, memukuli para pemuda Muslim, menangkapi, dan merusak berbagai bagian masjid dan perlengkapannya.

Salah seorang pendamping Syeikh Usamah luka parah ditusuki benda tajam di bagian perut dan dada. Syeikh Usamah sendiri terluka kepalanya kena pecahan kaca jendela masjid yang dilempari benda-benda keras dari arah luar.

Sesudah beberapa waktu dirawat di rumah sakit, para muridnya mengevakuasi beliau dan keluarga ke Turki sampai sekarang. Beliau dikabarkan terus aktif mendukung rakyat Suriah dengan memberi nasihat dan membina generasi muda Suriah yang datang silih berganti ke Turki.

Syeikh Raid

Sedangkan Syeikh Raid Shalah adalah Ketua Persatuan Masyarakat Arab (Palestina 1948) dan Gerakan Islam Palestina 1948 yang berkedudukan di kota Al-Quds atau Yerusalem. Sudah belasan kali pria ini ditangkap, dipenjara dan disiksa oleh rezim zionis ‘yahudi’.

Dialah yang pertama kali menyiarkan gambar-gambar terowongan di bawah Masjidil Aqsha yang digali oleh penjajah zionis sejak tahun 1970-an. Kegigihannya menyiarkan kabar tentang berbagai bahaya atas umat Islam di Al-Quds dan Masjidil Aqsha membuat dirinya dijuluki “Jurubicara Masjidil Aqsha”.

Tahun lalu, Syeikh Raid Shalah ditangkap di Inggris oleh kementerian dalam negeri, atas desakan lobi zionis. Beberapa bulan kemudian, pengadilan Inggris memutuskan bebas untuk Syeikh Raid yang datang ke negeri itu dalam rangka memenuhi undangan untuk memberikan pidato di depan Parlemen. Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May menanggung malu atas salah tangkap itu.

Syeikh Raid Shalah ikut ditangkap di atas kapal Mavi Marmara, dan dijadualkan memberi kesaksian dalam sidang kasus serangan berdarah tiga tahun lalu itu.

Semoga Allah menjaga kedua ulama ini sampai akhir hayatnya, terus menjadi suluh ummat yang kebanyakan dibikin bingung oleh fitnah Akhir Zaman.

Ukraina Usir Pengungsi Palestina asal Suriah ke Belarusia

Sebagian dari pengungsi Palestina-Suriah itu. foto: PIC
Ukraina Usir Pengungsi Palestina asal Suriah ke Belarusia [Indonesiaku Islam] - Pemerintah Ukraina dilaporkan telah mendeportasi pengungsi Palestina yang datang dari kamp pengungsi Suriah. Para pengungsi ini, menurut sejumlah relawan Palestina, dideportasi ke Belarus yang merupakan negara tetangga Ukraina.

PIC (Palestinian Information Center) melaporkan, bahwa kelompok kerja untuk Palestina di Suriah menyiarkan keterangan pers hari Jum’at (17/5) bahwa sejumlah keluarga Palestina tiba di hari sebelumnya di wilayah Belarusia. Penjaga perbatasan menerima mereka lalu membawanya ke lokasi yang tidak diketahui.

Kelompok kerja ini meminta semua organisasi kemanusiaan dan HAM, terutama Komisaris Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) agar melindungi dan membela para pengungsi tersebut. Disebutkan juga bahwa kelompok kerja ini terus melakukan kontak dengan organisasi-organisasi HAM di Belarusia terkait kondisi para pengungsi Palestina itu.

Para pengungsi ini meninggalkan Suriah yang tengah bergolak dan pergi ke kota Lustk, Ukraina. Mereka berusaha mengajukan suaka. Namun mereka malah ditahan di sebuah penjara yang kondisinya menyedihkan yang berada sekitar 500 kilometer dari ibukota Ukraina, Kiev. Sementara itu, delapan pengungsi Palestina dari Suriah dilaporkan tiba di wilayah Bulgaria. Mereka kini ditahan di sebuah kamp pengungsian dengan kondisi yang memprihatinkan.

Zionis Yahudi Culik 28 Anak Palestina

Zionis Yahudi Culik 28 Anak Palestina [Indonesiaku Islam] - "Dikutip dari: http://sahabatalaqsha.com" Sebuah laporan resmi Palestina menyebutkan, pasukan pendudukan zionis menangkap 28 orang anak dari sejumlah kota dan desa di Tepi Barat yang diduduki sejak awal Mei ini.
Zionis Yahudi Culik 28 Anak Palestina, palestina terkini, Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan
Zionis Yahudi Culik 28 Anak Palestina
Kantor berita PIC (Palestinian Information Center) melaporkan, bahwa pasukan pendudukan terus menyerang anak-anak Palestina. Selain menculik 28 orang anak selama setengah bulan ini, mereka juga melukai sejumlah anak lainnya ketika melakukan serangan. Serangan pun dilakukan oleh para pemukim ilegal Yahudi, tidak hanya serdadu zionis.

Menurut data Kementerian Tahanan, sejak Intifadah pertama di tahun 2000 sampai 7 Mei 2013, pasukan zionis menculik hampir 9.500 anak Palestina di bawah usia 18 tahun atau rata-rata 760 orang anak per tahunnya.

Sampai saat ini zionis Yahudi masih menyekap 243 anak Palestina dimana 42 orang di antara mereka masih berusia di bawah 16 tahun.

Dubes Israel di Yordania Diusir

Dubes Israel di Yordania Diusir [Indonesiaku Islam] - Duta Besar ‘israel’ di Amman, Daniel Nevo secara resmi diusir dari Yordania. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Yordania, Muhammad al-Momani pada Kamis 16/5 kemarin.
Dubes Israel di Yordania Diusir, Indonesia Islam, Islami, Sejarah islam, islam agamaku, tentang islam, hukum islam, solawatan, download solawatan
Dubes Israel di Yordania Diusir
Dalam sebuah konferensi pers, Al-Momani mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri, Hussein Al-Majali telah menemui Nevo pada Kamis lalu. Al-Majali menyampaikan informasi tentang aksi protes di Amman terkait pelanggaran yang dilakukan rezim zionis di Yerusalem, serangan para pemukim ilegal Yahudi kepada para jemaah di Masjidil Aqsha serta penyekapan ulama Syeikh Muhammad Hussein.

Seperti dilaporkan oleh Occupied Palestine, dengan meluasnya serbuan massa zionis Yahudi di Al-Quds atau Yerusalem dan Masjidil Aqsha yang dimulai pekan lalu, parlemen Yordania menyetujui sebuah resolusi untuk mengusir dubes ‘israel’ di Amman.

Parlemen juga menyetujui penarikan dubes Yordania di Tel Aviv. Salah satu anggota parlemen bahkan menyerukan kepada Raja Abdullah untuk mendeklarasikan perang dengan zionis Yahudi sebagai bentuk protes atas serangan di Masjidil Aqsha dan invansi berkelanjutan di masjid itu oleh para pemukim ilegal Yahudi.

Sudah 65 Tahun Mereka Terusir dari Rumahnya, Ayo Bantu!

Sudah 65 Tahun Mereka Terusir dari Rumahnya, Ayo Bantu! [Indonesiaku Islam] - SahabatAlAqsha.com -- Dari 11,4 juta warga Palestina di seluruh dunia saat ini, sekitar 66% di antaranya adalah rakyat yang dipaksa mengungsi. Meski sudah berselang 65 tahun dari insiden pengusiran besar-besaran rakyat Palestina oleh rezim Zionis pada Mei 1948 (Nakbah), hingga saat ini pengusiran masih terus terjadi.
Anak-anak Palestina 1948 sedang antri jatah sup di kamp pengungsi
Seperti dilaporkan IMEMC (International Middle East Media Center), pada 6 Mei 2013, rezim zionis menyetujui sebuah rencana baru yang akan membuat 70.000 rakyat Palestina Bedouin di Naqab mengungsi.

Pada hari yang sama, zionis mengeluarkan perintah penghancuran sebelas rumah di desa Deir Nidham dekat Ramallah yang membuat 40 orang Palestina kini tidak berumah. Di tempat-tempat pengungsian, rakyat Palestina tidak mendapatkan hak perlindungan yang memadai.

Majelis Umum PBB mengesahkan Resolusi 194 pada 1948. Resolusi ini menyebutkan bahwa pengungsi Palestina akan mendapatkan perlindungan khusus dan menyerukan pengembalian para pengungsi ke Tanah Air mereka. Di dalamnya juga disebutkan soal pemberian kompensasi kepada para pengungsi.

Lalu pada 1967, Dewan Keamanaan PBB mengeluarkan resolusi 237 yang isinya menuntut rezim zionis mengizinkan kembalinya para pengungsi Palestina yang diusir dari Tepi Barat, Jalur Gaza, Dataran Tinggi Golan dan Semenanjung Sinai. Namun, masyarakat internasional tidak menggunakan resolusi-resolusi ini untuk memaksa ‘israel’ mematuhi hukum dan standar internasional.

Kini, dengan memanasnya konflik di Suriah, para pengungsi Palestina yang tinggal di sana terpaksa harus kembali mengungsi. Sekitar 400.000 dari 500.000 pengungsi Palestina di Suriah membutuhkan bantuan segera. Warga Palestina yang mengungsi dari Irak dan sekarang tinggal di Suriah saat ini belum mendapatkan kejelasan status sehingga tidak mendapatkan hak perlindungan.

Para pengungsi Palestina yang sudah meninggalkan Suriah dan pergi Yordania ditahan di perbatasan dan ditolak masuk. Mereka menghadapi ancaman deportasi. Kementerian Dalam Negeri Yordania telah menyatakan dengan jelas bahwa Yordania tidak akan berurusan dengan warga Palestina yang datang dari Suriah sebagai pengungsi. “Mereka hanya akan diperlakukan sebagai tamu.”

Warga Palestina dibolehkan masuk ke Lebanon dan tinggal di kamp-kamp pengungsi yang sudah sesak. Otoritas Lebanon memberlakukan aturan diskriminatif antara para pengungsi Palestina dan Suriah. Kondisi ini memperburuk kesulitan yang dialami para pengungsi Palestina.

Di Mesir, tidak ada pengungsi Palestina yang mendapatkan izin tinggal. Birokrasi menolak semua hak-hak pengungsi mereka.

Tujuh Juta Rakyat Palestina Diusir Sejak Peristiwa Nakbah 1948

Tujuh Juta Rakyat Palestina Diusir Sejak Peristiwa Nakbah 1948 [Indonesiaku Islam] - Lebih dari tujuh juta pengungsi Palestina yang terusir dari rumah dan lahannya sejak peristiwa An-Nakbah (teror dan pengusiran besar-besaran warga Palestina oleh ‘israel’), masih berharap bisa kembali ke tanah suci Palestina. Kebanyakan mereka menolak usulan pertukaran tanah.
Tujuh Juta Rakyat Palestina Diusir Sejak Peristiwa Nakbah 1948
Banyak dari keluarga yang meninggalkan Palestina masih memegang kunci rumah mereka setelah dipaksa pergi dari lahan dan rumahnya di bawah todongan senjata. Peristiwa Nakbah ini terjadi pada bulan Mei 1948.

Seperti dikutip dari kantor berita Palestinian Information Center (PIC), anggota parlemen Palestina, Mona Mansour menekankan hak para pengungsi untuk kembali ke tanah kelahiran mereka.

Salah seorang pengungsi dari kamp pengungsi Jalazaoun, Ahmed Abu Saada mengatakan, hak mereka untuk kembali tidak bisa dikompromikan.

“Melawan adalah satu-satunya jalan untuk dapat kembali ke tanah air,” ujarnya.

Pakar urusan permukiman, Khalil Tufkaji juga menolak ide penukaran lahan bagi para pengungsi Palestina yang mau kembali. Gagasan ini, ujarnya, sama saja dengan melegalkan permukiman ilegal Yahudi.

Pada tahun 1948 hampir 714 ribu warga Palestina diusir dari rumah mereka dan kini berada di berbagai kamp pengungsi. Jutaan pengungsi masih berada di pengungsian karena Zionis ‘israel’ menolak hak mereka untuk kembali.

Baru-baru ini Liga Arab mengusulkan dilakukan pertukaran tanah. Setiap orang yang tanah, rumah, dan lahannya dirampas Zionis Yahudi, akan diganti tanah yang sama di negara pengungsiannya.

Pertukaran tanah ini juga pernah terbongkar hampir dua tahun silam lewat Palestine Paper yang dirilis Aljazeera. Palestine Paper adalah ribuan dokumen rapat dan komunikasi antara Otorita Palestina pimpinan Mahmud Abbas dengan penjajah Zionis Yahudi, yang dibocorkan oleh WikiLeaks. Di dalamnya termasuk pembicaraan orang-orang Mahmud Abbas yang mau menggadaikan hak rakyat Palestina untuk kembali, dengan tanah di negara lain. Bahkan, tanah komplek Masjidil Aqsha pun termasuk yang menjadi bagian dari negosiasi.

Konferensi Palestina-Eropa Ke 11 Tengah Dipersiapkan Di Brussel

Konferensi Palestina-Eropa Ke 11 Tengah Dipersiapkan Di Brussel [Indonesiaku Islam] - Konferensi Palestina-Eropa ke 11 tengah dipersiapkan untuk digelar di kota Brussel Belgia, Sabtu dan Ahad, 18-19 Mei mendatang.
Konferensi Palestina-Eropa Ke 11 Tengah Dipersiapkan Di Brussel
Ketua Konferensi, Majid Zeir menyatakan kepada Quds Press, konferensi Palestina-Eropa digelar untuk menegaskan konsistensi warga Palestina di Eropa terkait hak kembali ke negeri mereka di Palestina.

Zeir menegaskan pentingnya konferensi tahun ini, digelar di ibukota tempat diambilnya kebijakan Eropa, Brussel. Sebelumnya akan didahului dengan seminar, Rabu (15/05/2013) tentang kebijakan internasional memperingati Nakba Palestina, yang akan dihadiri perwakilan dari parlemen Eropa yang telah berkunjung ke Palestina 48 dan sejumlah kamp pengungsi Palestina.

Konferensi kali ini juga akan dihadiri sejumlah tokoh Arab dan internasional, seperti Ketua Gerakan Nahdah Tunisia, Syeikh Rasyid Ghanusi, mantan Direktur Al-Jazeera, Wadhoh Khanfar, akademisi Palestina, Salman Abu Sittah, Aleg Palestina Jamal Khudri dan lainnya.*